![]() |
| Pict: Pixabay |
Siapa, sih yang tak kenal dengan bawang putih. Bukan, ini bukan Bawang Putih yang menjadi tokoh dalam dongeng tetapi bawang putih si bumbu dapur. Di setiap dapur di Indonesia bisa dipastikan ada persediaan bawang putih. Bumbu dapur yang satu ini menjadi salah satu unsur penting dalam masakan Indonesia. Tanaman yang mempunyai nama latin Allium sativum ini ternyata memiliki banyak sekali kegunaan. Nah, berikut ini 7 manfaat dari bawang putih.
1. Mencegah kanker
![]() |
| Pict: Pixabay |
Beberapa
studi yang dilakukan oleh National Cancer Institute Menunjukkan bahwa
peningkatan asupan bawang putih dapat menurunkan resiko kanker tertentu. Antara
lain kanker payudara, kanker usus besar, kanker lambung, kanker pancreas, dan
kanker kerongkongan.
2. Menurunkan tekanan darah
![]() |
| Pict: Pixabay |
Bawang
putih sudah lama dikenal memiliki manfaat untuk kesehatan. Salah satunya adalah
menurunkan tekanan darah. Kandungan senyawa allicin dalam bawang putih memiliki
kemampuan untuk menurunkan tekanan darah tinggi dengan melancarkan system peredaran
darah. Kandungan allicin dalam bawang putih dapat diperoleh dengan cara
mengunyah, mengulek, atau memotong bawang putih mentah.
Bawang
putih sudah lama dikenal sebagai salah satu pengobatan alternatif untuk
menurunkan kolesterol. Rempah ini menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL
dalam darah hingga 15%. Meski begitu, bawang putih tidak memberikan efek pada
trigliserida maupun kolesterol baik atau HDL.
Selain
bermanfaat untuk mencegah penyakit kardiovaskular, bawang putih juga bermanfaat
dalam kesehatan otak. Kandungan antioksidan dalam bawang putih dapat menekan
terjadinya stress oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Sel-sel otak
menjadi terlindungi dan kebal dari penyakit-penyakit neurologis seperti Alzheimer
dan demensia.
Seperti
yang kita tahu, jerawat disebabkan oleh kuman. Kandungan senyawa allicin dalam
bawang putih yang memiliki sifat antibakteri, antijamur, antivirus dan antiseptik
dapat membantu membunuh kuman penyebab jerawat. Selain digunakan untuk
pengibatan dari luar, bawang putih juga dapat membantu mengurangi jerawat
dengan pengobatan dari dalam. Caranya adalah dengan rutin memakan bawang putih
1-2 siung setiap hari. Hal ini berkhasiat untuk membersihkan racun-racun dalam
darah.
Selain
vitamin D dan kalsium, salah satu unsur yang dapat membantu memperkuat tulah
adalah flavonoid. Flavonoid berpotensi meningkatkan pembentukan tulang dan
memperlambat proses pengeroposan mineral tulang. Bawang putih dan daun bawang
terbukti memiliki kemampuan paling efektif dalam menghambat proses perapuhan
tulang.
Kandungan
allicin dalam bawang putih memiliki sifat antimikroba. Karena itu bumbu dapur
ini ampuh membunuh berbagai macam kuman penyebab flu, batuk, dan radang.
Mengkonsumsi bawang putih mentah juga dapat menjaga tubuh agar tidak tertular
penyakit-penyakit tersebut.
Manfaat bawang putih memang sudah terbukti dalam
banyak penelitian. Namun meskipun demikian, tetap harus dipastikan cara
mengkonsumsi yang benar. Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi. Untuk yang
sedang menjalani pengobatan tertentu disarankan untuk berkonsultasi lebih
dahulu kepada dokter sebelum mengkonsumsi bawang putih sebagai obat.








Be First to Post Comment !
Posting Komentar